Pemilihan root blower harus sesuai dengan kriteria yang benar agar produk ini tidak cepat rusak. Perlu diketahui bahwa untuk perawatan dari root blower sendiri maka anda harus melakukan service root blower agar memastikan bahwa alat ini tetap berfungsi secara optimal, apalagi untuk penggunaan setiap hari.

Pemilihan Root Blower

Untuk pemilihan dari alat yang dipakai pada bidang industri ini maka anda harus mengetahui beberapa tips seperti berikut.

1. Mengenal Root Blower

Blower adalah alat atau mesin yang juga disebut sebagai alat pompa udara. Alat ini bekerja dengan cara menghisap udara yang ada di sekitar lalu dikelola di dalam mesin yang dikeluarkan lagi dengan tekanan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Adapun penggunaan root blower ini dipakai pada berbagai industri.

2. Fungsi Root Blower

Untuk fungsi dari root blower terdiri dari beberapa fungsi. Yang pertama sebagai insenerator yaitu dapat meningkatkan efisiensi dalam sebuah proses pembakaran dan juga kemampuannya untuk mendorong proses pembuangan gas. Selanjutnya dimanfaatkan pula sebagai alat pengomposan saat proses fermentasi. Root blower akan berperan sebagai penyedia aliran udara untuk kemudian kegiatan fermentasi dijalankan. Selanjutnya digunakan pula sebagai air blower. Alat ini dimanfaatkan sebagai proses penghilangan air setelah mencuci dan bisa juga digunakan untuk pendingin dan penyejuk pada ruangan. Air blower lebih dipilih untuk memberikan kesejukan pada ruangan yang luas dibanding AC.

Berbagai jenis kegunaan yang ada, apakah anda bisa pertimbangkan untuk memilih root blower sesuai dengan kebutuhan. Jangan sampai, sebelum melakukan pembelian produk blower ini tidak mengetahui apa sebenarnya fungsi dari root blower. Hingga setelah pembelian timbul penyesalan untuk biaya yang sudah dikeluarkan pada pembelian produk root blower.

3. Kapasitas Root Blower

Selanjutnya Anda juga perlu mengetahui kapasitas yang dibutuhkan dari root blower yang akan dibeli. Setiap alat blower memiliki kapasitas dan tekanan udaranya masing-masing dan kapasitasnya tentu akan berpengaruh pada fungsi pengaplikasian blower.

Bagi Anda yang awam bisa langsung menanyakan pada penjual root blower untuk kebutuhan dari kapasitas root blower yang akan dibeli. Hal ini untuk mencegah kesalahpahaman, manakala pembelian root blower sudah dilakukan.

Perawatan Root Blower

Untuk perawatan dari root blower sendiri Anda bisa melakukannya dengan mudah.

  • Pengecekan Pulley, yang pertama Anda bisa melakukan pengecekan pulley. Komponen ini bekerja cukup keras saat mesin dinyalakan. Komponen pulley harus bekerjasama dengan V-Belt agar transmisi daya bisa dijalankan dari satu poros ke poros lain. Pastikan bahwa pulley tidak aus dan mengalami kerusakan dengan memberikan pelumas.
  • Cek V-Belt, selanjutnya pastikan pula bahwa V-Belt tidak mengalami aus atau menjadi tipis. Karena jika mengalami kerusakan bisa dikenali dari ciri suaranya. Komponen ini bekerja dengan cara menghasilkan gesekan. V-belt yang rusak maka seharusnya sudah langsung diganti.
  • Cek inlet, Anda juga harus melakukan pengecekan pada komponen inlet. Dimana pada komponen ini tugasnya adalah menarik udara untuk masuk ke inlet dan melepaskannya lewat outlet pada slincer. Pastikan bahwa komponen ini tidak mengalami kotor karena jika kotor maka penarikan udara tidak bisa berjalan dengan baik.
  • Cek kondisi pelumas, yang selanjutnya juga perlu diperhatikan adalah bagian pelumas. Pengecekan oli sangat penting dilakukan agar bisa melumasi root blower dengan baik. Pastikan pula bahwa sisa oli cukup untuk melakukan pekerjaan melumasi root blower selama blower berjalan.

Jadi itu tadi beberapa tips dalam pemilihan root blower bagi yang ingin melakukan pembelian produk alat pompa udara ini. Bagi yang ingin melakukan pembelian root blower, maka bisa mendapatkannya pada toko terbaik salah satunya di Orion Indonesia.